‘tinta yang mengering

Dhiazwara Yusuf
Feb 20, 2024

--

pena yang tengah giat, kembali bercokol dengan tinta yang mengering. runcingnya menjura kepada tumpukan kertas yang menyeringai. pena pena yang silih berganti menjajaki malam tentang sunyi sepi dan harga beras kian melonjak. pena yang kau sisipkan di kantong kemeja jambon tahun lalu. masih rapi dalam barisan tanya yang menggigil. apa kabar nota yang kau sajikan di bangku mahoni itu. akankah kabar duka atau sembuh seperti sedia kala. sulit baginya meniti ulang kisah kisah yang kau saja tak berkelindan dengan memorinya. warna hitam pekat kini memudar seiring selera musikmu yang ku tak familiar. kini pena itu tumbuh layaknya gulma yang menggagahi kusam dari dunia yang serba cepat saji. menuliskan kembali ragam liris yang hadirnya dari merah lesung pipimu. kabarkan saja lokasi yang tepat untuk lagi terpaut. layaknya pena dan sekat sekat nota yang terus lekat. mati ku dibunuh tinta yang mengering.

--

--

No responses yet